Selasa, November 25, 2014

Minggu Pagi di sepanjang Banjir Kanal Timur (BKT) Pondok Kopi

Minggu Pagi kemarin, jadi pengalaman pertama kita ikutan keriaan di sepanjang Banjir Kanal Timur, iya deket- deket rumah ajah dulu deh , sudah sering liat kalau hari Sabtu dan Minggu pagi disana ramai sekali yang berolahraga, yang jalan pagi, lari pagi, atau bersepeda.

Jadilah setelah mengantar si mas Dzaky yang ujian kenaikan tingkat Taekwondo, terus melepas Fai yang les renang bersama tantenya, Ay, Ibu dan Raffa motoran kesana.  Ay, mau coba rutin olahraga lari, Ibu sama Raffa ikutan juga nemenin, jalan aja olahraganya.

Ibu nyobain jalan lepas alas kaki di batu-batu , alamak sakitnya, kata Bapak-bapak cobainnya yang batunya gede dulu biar telapak kakinya tidak terlalu sakit..saran yang bagus Pak, terimakasih ya.

Sambil nunggu antrian mobilan aki



Disana ada juga Kuda yang bisa dinaiki anak, ibu lihat kudanya kotor dan kayak sakit gitu, jadi Ibu bilang ke Raffa naik kudanya nanti aja kalau ke Pulomas lagi, alhamdulillah Raffa mengerti dan engga memaksa buat naik kuda.

Raffa kepengin naik mobil-mobilan, yang mobil lumayan lama antrinya, yang motor sebentar, tapi Raffa maunya tetap mobil, Raffa juga baru pertama kalinya nih naik mobilan aki begini, diajarin caranya, masih bingung dia, baru duduk udah minta turun...akhirnya dibujuk-bujukin pakai remote, mau juga. Murah meriah banget sewa mobilannya, untuk 10 menit pinjam, cuma bayar Rp. 5 ribu saja.

Kalau anak-anak lainnya naik mobil/motornya tambah-tambah, Raffa cukup sekali saja, selesai main, kita pulang deh. Singkat banget, lumayan buat cari keringat, dan minggu yang menyenangkan.  Mudah-mudahan bisa konsisten olahraga jalan dan larinya karena ibu dan ay niat olahraga berenang tapi maju mundur terus karena malas.

Rabu, November 12, 2014

Nonton Big Hero 6 dan selesai urusan kacamata

Rekor deh, dari bulan Oktober lalu, kita tiap minggu nongol  terus di kokas, kalau dihitung-hitung udah 5 kali eh 6 kali dengan Sabtu kesitu, minggu kesitu lagi tukar taplak meja yang kegedean,  terakhir minggu lalu.  Anak-anak sampai bosen kayaknya dan 2 bocah tergede tidak mau ikutan pas 2 minggu lalu itu pas hari Minggunya diajak kesana.  Formasi yg Sabtu lalu seperti biasa formasi yang komplit, di hari Sabtu itu setelah kaka Fai les musik dan Ibu ambil raport, langsung deh kita jalan ke kokas, tujuan utamanya sih ingin tukar kuitansi di Optik dengan pengembalian asuransi kacamata, dan juga sekalian  Ibu ingin cari sepatu keds untuk acara kantor minggu ini.

Jumat, November 07, 2014

Prasangka terhadap Ibu

Tidak semua anak memiliki hubungan yang dekat dengan ibu, ini kisah seorang anak yang sedari kecil lebih merasa jadi anak ayah, dan tidak merasa dekat dengan Ibu.  Diusia sekitar 8 tahunan, dengan khayalan masa anak-anak,  dia merasa bahwa Ibunya  yang sesungguhnya disembunyikan didalam Pohon Asem, tempat anak itu, dan adik-adiknya serta teman – teman mereka  biasa bermain di Kampung Penggilingan, sebuah kampung di pinggiran Jakarta era tahun 1980-an,   dan mungkin khayalan tingkat tingginya bermula karena kecewa dan merasa tidak mendapat perlakuan yang adil sebagai seorang anak,   memiliki 4 anak perempuan dengan jarak usia yang berdekatan nampaknya membuat ibunya itu  sangat sibuk dan mengabaikan anak yang paling besar, padahal anak yang paling besar sebenarnya usianya juga masih kecil.

Ketidakcocokan terus berlanjut sampai anak itu menjadi remaja, semakin rumit saja rasanya kisahnya dengan ibunda tercintanya,rasanya malu sekali disaat sudah remaja sang Ibu masih saja menambahkan adik untuknya, 3 adik perempuan dan sekarang ditambah satu adik laki-laki  .  Rasa tidak disukai dan tidak diperlakukan secara adil semakin meningkat kadarnya, rasanya sampai kapanpun dia merasa sang ibu tidak akan pernah mengerti dirinya.  Komunikasi selalu berjalan tidak baik dan selalu timbul salah pengertian setelahnya, sang anak menjadi pemberontak dan merasa sang Ibu amat sangat tidak  mengerti dirinya.


Selasa, November 04, 2014

Topi Koki dan Jambore Pramuka

Oktober lalu, Fai dan skulnya ada acara Jambore di Mekarsari, karena masih kelas 2, jadi Fai tidak menginap, pulang balik Jamborenya.  

Kelasnya Fai cukup kompak dan memenangkan  penghargaan bintang tahunan Putra untuk anak kelas 2, perlombaannya simple ajah, ada lomba melipat baju, menangkap ikan dan membuat roti tawar siap dimakan (maksudnya dioles mentega, mesis, atau selai).  Hadiahnya juga simple, buku tulis, penghapus, pensil dan rautan, tapi semua anak senang.

Sejak SD memang sudah tidak diperkenankan didampingi, foto-foto didapat dari Ibu guru yang dishare di group kelas Fai.



Hore dapat hadiah

Fai kecapean
Siap-siap mau pulang

Sehabis Jambore Fai libur, liburnya 2 hari biasa di kamis jumat ditambah libur hari Sabtunya karena pas tahun baru Hijriah.  Setelahnya sekolah jadi semangat sekali, jadi disekolah  rencananya ada acara memasak sop dan ternyata diminta buat topi, karena Ibu baru tau informasinya subuh jadi Ibu minta tolong ay buatin topi chef buat Fai, jadilah dibuatin topi chef dari kalender bekas.

Eh pas Ibu pulang kerja langsung ditagih buat lagi,pakai kertas kalender bekas lagi,  katanya topi chefnya yang sebelumnya yang dibuatin ay jelek, untuk ingat buka mbah google dan ketemu cari buat topi chef yang simple ini. Linknya disini.  Fai memang belum bisa buat sendiri, jadi masih dibantuin Ibu buatnya, besoknya pulang kerja buat lagi topi kayak gini pakai karton dan ini topi chefnya fai.




Hari ini masak supnya..jadi penasaran gimana ceritanya soal belajar memasak supnya hari ini .

Rabu, Oktober 29, 2014

Hari Pertama masuk sekolah lagi , jadi anak SMP,PAUD dan kelas baru

Late Post banget kisah udah dari Juli lalu tapi sayang juga kalau cuma mengendap di Draft.

Rasanya baru kemarin semuanya .

Cuti di hari pertama anak-anak sekolah dimanfaatkan Ibu untuk mendokumentasikan kegiatan hari pertama sekolah yang heuboh di hari Senin 14 Juli 2014 itu, hari itu jadi hari pertamanya mas Dzaky jadi anak SMP, hari pertama kaka Fai duduk dikelas 2 SD, dan hari pertamanya Raffa sekolah jadi anak PAUD.

Mas Dzaky bertemu kembali dengan teman-teman TKnya dulu, ada Alif, Elang, Vania, dan Adam.  Yang diingat mas Dzaky cuma Alif saja yang jadi teman Taekwondonya, elang pernah ketemu sekali beberapa tahun lalu padahal rumahnya tidak terlalu jauh sementara yang lainnya mas Dzaky sudah lupa.  Vania dan Adam baru sekali itu ketemu lagi setelah lulus TK 6 tahun lalu .

Ibu tanya adam masih kenal engga sama Dzaky, engga, sudah lupa katanya, begitupun mas Dzaky sudah lupa juga sama Adam....ya ampyun sudah pada lupa ya.

Jadilah dihari Pertama sekolah itu, Ibu foto mas Dzaky dulu digerbang sekolahnya bersama Adam, teman-teman si mas yang lain tidak keburu difoto.
Berdiri depan rumah, sekolah tinggal nyebrang
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...