Menghabiskan masa 5 tahun tinggal Kampung Penggilingan di pinggiran Jakarta Timur saat berusia 5-10 tahun sangat membekas di ingatan. Masa anak-anak memang masa bermain yang paling menyenangkan, permainan anak-anak jaman dulu itu banyak sekali, kalau diingat-ingat rasanya jadi anak-anak di jaman itu sungguh berbahagia, biar tidak kenal gadget, listrik awalnya juga belum masuk, tapi badan sehat,jarang ada anak yang berkacamata, terampil, lincah, bersosialisasi dengan teman-teman, jadi cerdas dan belajar sportif, wah banyak banget ya manfaatnya bermain itu.
Bermain diluar rumah, biasanya dilapangan dan main bersama teman-teman, yang sering dimainkan adalah main benteng, main galasin, permainan yang katanya permainan untuk anak laki-laki seperti main kelereng serta permainan adu biji karet pun tidak luput dimainkan juga, gobak sodor, main egrang, main ular naga panjangnya, main karet atau buat senjata dari daun pisang dan selanjutnya main perang-perangan , seru sekali.
Permainan didalam rumah, antara lain main bekel serta main congklak, main masak-masakan, main orang-orangan dari kertas, main monopoli, main kartu remi, ataupun membaca buku cerita bersama teman-teman pun sangat mengasikkan.
Bermain diluar rumah, biasanya dilapangan dan main bersama teman-teman, yang sering dimainkan adalah main benteng, main galasin, permainan yang katanya permainan untuk anak laki-laki seperti main kelereng serta permainan adu biji karet pun tidak luput dimainkan juga, gobak sodor, main egrang, main ular naga panjangnya, main karet atau buat senjata dari daun pisang dan selanjutnya main perang-perangan , seru sekali.
Permainan didalam rumah, antara lain main bekel serta main congklak, main masak-masakan, main orang-orangan dari kertas, main monopoli, main kartu remi, ataupun membaca buku cerita bersama teman-teman pun sangat mengasikkan.
Permainan yang jadi Favorit,adalah permainan ular tangga, saat-saat bulan purnama adalah saat yang dinanti-nanti, maklum saat itu masih berlampu patromaks dan nonton TV pakai aki, jadi saat terang bulan, anak-anak dan bahkan orangtua berkumpul diluar rumah, semua anak-anak asik bermain main ular naga panjangnya yang memang banyak sekali peminatnya,anak laki-laki dan anak - anak perempuan semuanya bergembira dimalam terang bulan sambil bernyanyi :
Ular naga panjangnya bukan kepalang
Menjalar-jalar selalu kian kemari
Umpan yang lezat itulah yang dicari
Ini dianya yang terbelakang.
Menjalar-jalar selalu kian kemari
Umpan yang lezat itulah yang dicari
Ini dianya yang terbelakang.
Ular nada panjangnya
bukan kepalang
menjalar jalar selalu riang kemari
umpan yang lezat itulah yang dicari
ini dianya yang terbelakang
kosong kosong
isi isi
kosong kosong
isi isi
Main ular tangga, gambar dari liriklaguanak.com
Fai dan Raffa suka bermain petak umpet bertiga dengan sepupunya Kayra, biasanya yang jaga seringnya Raffa, karena ngumpetnya Raffa masih suka bingung, mereka main petak umpet biasanya didalam rumah saja.
Main petak umpet diluar rumah , gambar diambil dari bintang.com
Ibu mengajarkan main injit2 semut sama anak-anak, lagunya sederhana saja:
Injit-injit semut, siapa sakit naik di atas Injit-injit semut, walau sakit jangan di lepas
Injit-injit semut, siapa sakit naik di atas
Injit-injit semut, walau sakit jangan di lepas
Ibu mengajarkan main injit2 semut sama anak-anak, lagunya sederhana saja:
Injit-injit semut, siapa sakit naik di atas Injit-injit semut, walau sakit jangan di lepas
Injit-injit semut, siapa sakit naik di atas
Injit-injit semut, walau sakit jangan di lepas
Permainan Injit2 semut, gambar dari rudyarra.com
Permainan masa kecil teman-teman lain pastinya seru dan menyenangkan ya, itulah sebagian cerita permainan masa kecil anak-anak kampung Penggilingan di Pinggiran Jakarta di era 80-an , itu ceritaku, bagaimana dengan ceritamu temans?
"Tulisan ini diikutkan dalam Giveaway
Permainan Masa Kecil
yang diselenggarakan oleh
Mama Calvin dan Bunda Salfa"





























