Showing posts with label lebaran di jakarta. Show all posts
Showing posts with label lebaran di jakarta. Show all posts

Friday, June 05, 2020

Lebaran yang berbeda - PSBB DKI Jakarta Masa Transisi

Hari ini PSBB DKI Jakarta diperpanjang dan ditambahkan kata masa transisi, diatur secara bertahap dijelaskan panjang lebar kemarin itu, dan diitengah jalan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bisa diulang lagi PSBBnya, jadi yang semula boleh buka bisa tutup semuanya lagi, semoga enggak deh, secara bertahap hari ini tempat - tempat ibadah boleh dibuka dengan kapasitas jamaah hanya boleh 50%, ibu di akhir Mei udah keluar duluan pengumuman ditempat kerja kalau diperpanjang WFHnya sampai akhir bulan ini.

Sementara sejak awal Maret rajin nonton TV nungguin Pak Yuri, lama-lama senewen juga deh jadi gak tonton lagi, mantau perkembangan di DKI Jakarta lewat sini saja, di situs Corona.jakarta.go.id, lengkap deh disini info-infonya.

Alhamdulillah Lebaran yang berbeda tapi tetap bahagia, selama hampir 3 bulan ini tidak kemana-mana dan dirumah saja, salat ied dan lebaran pun dirumah saja, seumur-umur baru kali ini salat ied dirumah lho, kalau baju baru sih memang gak wajib ya, ibu doang nih yang punya baju baru, tadinya mau dipake di acara doa bersama mas jek sebelum UN , eh acaranya bubar karena pertengahan maret dah disuruh jemput dari asrama, ujian sekolah aja keputus dan UN akhirnya ditiadakan.

Gak kemana-mana setelahnya, makan hidangan lebaran setelah salat ied dan silaturahmi via WA Video Call ma 3 adik yang gak kumpul, rumah sama-sama Jakarta Timur, yang satu kelurahan sebelahan tapi karena di kelurahannya dia banyak yang positif Covid, mereka patuh banget sama sekali gak keluar keluar rumah, silaturahmi ma saudara2 online aja deh dan kembali ke kegiatan rutin, cuci baju dan bersih-bersih rumah setelahnya. 






Tuesday, June 26, 2018

Lebaran 2018

Lebaran kali ini kita ikutan mudik juga di hari H lebaran, selepas salat ied langsung siap-siap untuk berangkat.


Sarapan sudah sebelum salat, selepas salat Ied langsung lah kita berangkat, Roti Holland Bakery sudah dibeli sehari sebelumnya dan logistik sudah disiapkan, kita bawa makanan lengkap pakai rantang Tupperware gitu, isinya Tempe orek, rendang bikinan nenek, ayam goreng, sambal goreng ati, di wadah yang lain  ada Dendeng batokok, kerupuk udang dan emping,nasinya dibungkus kertas dan tidak lupa membawa piring untuk alas makannya. Gak keingatan buat foto-foto makanannya loh,perjalanan di hari itu lumayan lancar, ikutan nyobain jalan tol Fungsional yang masih belum jadi itu, di KM 300 an masih ada warga yang nyebrang pakai sepeda motor....dan sepanjang tol yang baru yang udah jadi banyak banget bangkai anjing dan kucing dipinggir jalan. Di jalan tol alternatif itu yang baru jadi satu ruas, disiang yang panas sekali, akhirnya kita berhenti yang agak lamaan dikit, sebelumnya udah beberapa kali berhenti di Rest Area , isi bensin sama numpang ke Toilet, karena ruas tolnya aja belum jadi, jadi prediksi kita tempat berhenti disitu pasti penuh dan saat lebaran makanan yang ada di Rest Area biasanya semacam mie instant gitu khan, jadi pas liat yang gak penuh langsung deh menepi sejenak, pas banget saat itu udah lewat jam 12 siang, jadi udah mulai berasa lapar, jadilah Lunch yang seru dan heboh dimobil, nasi yang gak habis hanya nasi affa aja, yang lainnya habis. 

Setelahnya turun mobil, dan salat dulu, ada toilet dan bersih dan masuk mobil lagi, lanjut Semarang deh, jelang jembatan yang baru itu (jembatan kalikuto) kita diarahkan keluar tol, jadi dari situ ke Semarang lewat Pantura deh, kendal dan seterusnya sampai Semarang, 6.5 jam sudah sampai Semarang, lumayan banget, rekor kita 6.5 jam Jakarta Pekalongan sudah digantikan 6.5 jam Jakarta -  Semarang. 



Selamat Lebaran buat semuanya ya, sejak minggu lalu kita sudah kembali ke Jakarta lagi dan Jakarta mulai berangsur-angsur normal padatnya, tapi ya itu banyak tempat makan yang liburnya kok lama banget. 

Tuesday, July 18, 2017

Silaturahmi Lebaran 2017 Masehi/1438 H

Biasanya setiap lebaran rumah kita didatangi keluarga kakak ipar dari Semarang, karena ibu mertua sudah tidak ada, lebaran kali ini kami memutuskan untuk berlebaran ke rumah kakak ipar, memang tidak pas di hari pertama karena ada mamanya Ibu dibelakang rumah, orangtua kami yang kini tinggal satu-satunya yang kami miliki.

Jadi hari lebaran pertama di Jakarta saja, seperti biasa selepas salat Ied, menyambangi makam Papanya Ibu yang letaknya diseberang masjid, TPU Pondok Kelapa Tanah Merah dan setelahnya ke makam mama mertua yang awal Juni lalu wafat yang bisa di tempuh berjalan kaki setelah dari TPU Pondok Kelapa Tanah Merah.
Makam Papa di TPU Pondok Kelapa Tanah Merah

Makam Mama/Mertua di TPU Pondok Ke[apa

Rumah Ibu Naimir Muluk Perumnas Klender
Setelahnya menyambangi tetangga-tetangga, tetangga adalah saudara kita yang terdekat, jadi penting sekali bersilaturahmi ke tetangga, apalagi di hari Lebaran.  Setelahnya seperti biasanya kita ke rumah tantenya Mamanya Ibu di Nusa Indah, Klender.  Biasanya satu lagi kakanya mamanya Ibu, cuma tahun ini mereka berlebaran di Solok Sumatera Barat, di kampung halaman sana. Hari ke-2 kami kedatangan tamu dari Pontianak, selepas mendarat di bandara Soetta, Tantenya ay dan anak serta cucunya langsung ke rumah kami, dan setelahnya menziarahi makam kakak kandung beliau, waktu mama mertua kami wafat Sabtu 3 Juni lalu, adik kandung beliau tidak sempat datang karena kaki beliau sedang sakit, alhamdulillah setelah sehat akhirnya bisa ke Jakarta, usia tante sekarang 78 tahun. Dan tinggal 2 bersaudara sekarang setelah wafatnya kaka beliau/mama/mama mertua kami.
Keluarga dari Pontianak
Lebaran day 3 perjalanan kita lancar, singgah 8 jam di Pekalongan, bukan singgah sejenak ya, lama juga karena sempatin untuk silaturahmi ke keluarga Pekalongan 8 jam berhenti di Pekalongan ini, dan ketemuan sama teman-teman ay kecil disini, ke om dan tantenya ay, di Semarang juga sempat singgah ke rumah tantenya ay, selepas perjalanan Pekalongan Semarang dimana hari udah malam dan kita belum makan malam, disuguhi tahu bakso hangat rasanya ruarr biasa banget sampe lupa foto-foto di rumah Tante Mien.
Teman-teman di Pekalongan
Keluarga Pekalongan
Lebaran day 4 kami berangkat keYogya, di Yogya memang gak ada saudara sih,yang ada teman-teman ay kuliah yang sudah kayak saudara, karena ay kuliah di Yogya dia selalu suka kesini, silaturahmi dengan Om Dugoeng dan keluarga dan Lebaran Day 5 di Yogyakarta sebelum balik Semarang sempatin ke rumah Om Teguh dan Lebaran Day 6 dan 7 kita habiskan di Semarang bersama keluarga Semarang, Lebaran Day 8 Silaturahmi ke keluarga Pekalongan lagi, kerumah saudara yang belum sempat disinggahi waktu transit 8 jam kemarin di Pekalongan.
Keluarga Om Dugoeng
Om Teguh dan Ibunya

Lebaran Day 8 bersiap kembali ke Jakarta dari Pekalongan dan tidak lupa berziarah ke makan Daddynya ay/papa mertua di Sapuro Pekalongan dan alhamdulillah perjalanan pulang, lancar,   Tol Cikampek yang dikuatirkan cukup bersahabat hari itu,  memang lebaran ini diniatkan tujuan utama silaturahmi, jalan-jalan dianggap sebagai tujuan tambahannya dan semoga selanjutnya bisa terus menyambung  tali silaturahmi.
Makam Eyang 3 boys di Sapuroo Pekalongan

Tante Sri Pekalongan

Keluarga Almh Mba Jeki Pekalongan
Tante Ning Pekalongan
Keluarga Pekalongan versi lebih komplit

Thursday, July 14, 2016

Lebaran Tahun 2016 ini : 1437 H.

Lebaran tahun ini alhamdulillah kompak ya gak ada beda-beda, begitu juga dengan penetapan awal puasa, puasa tahun ini genap 30 hari dan walau sempat si mas jek beberapa hari sakit, tapi masih tetap puasa, jadi kaka fai dan mas jek puasanya tidak ada yang bolong selama 30 hari kemarin.  

Kalau Raffa yang tahun ini mulai belajar puasa, bisa puasa penuh saat hari puasa ke 27, jadi sehabis menonton dengan tu dan mas jek serta kaka Fai, pulang kerumah, terus ketiduran sampai jam setengah jam jelang magrib, he he he , jadilah puasanya bisa full hari ini, memang cuma satu hari aja, 29 hari lainnya puasanya sampai setengah hari saja, yang menyenangkan anak ini mudah sekali dibangunkan untuk sahur pukul 03.30, dan setelahnya kuat lho dia tidak tidur lagi sampai siang, setelah berbuka puasa biasanya dia baru tidur siang sekitar jam 13.00 WIB, dan di weekend sama sekali gak mau tidur siang.

Seperti biasanya kita shalat Iedul Fitri di Masjid Nuris, dan setelahnya lanjut tinggal menyebrang jalan sampailah di TPU Pondok Kelapa Tanah Merah, tempat alm Papa kami.  Saat di makam, Raffa tanya-tanya terus, angkunya mana, kok enggak ada, tahun ini nampaknya dia baru ngeh mana angkunya, karena tahun lalu dia gak tanya - tanya.  Dia bingung dikasih tahu angkunya ada di dalam, ada di dalam tanah? begitu Raffa bertanya....hmmm, nampaknya Raffa masih belum mengerti.


Setelahnya kita makan ketupat dan teman-temannya dulu dan silaturahmi ke tetangga2 dan kemudian foto bareng-bareng sama keluarga dari pihak ibu, orangtua kami tinggal mamanya ibu aja, nenek yang sekarang sudah punya cucu 9, kurang 2 cucu, 1 anak dan 1 menantu deh jadinya,  adek yang bungsu dan keluarganya  setiap lebaran memang tidak bisa pulang, kalau kemarin dia ditugaskan di Manado,beberapa bulan ini sudah dipindahkan ke Medan. Sessi foto masih berlanjut dirumah kita, kebetulan komplit nih, keluarga dari pihak ay.



Setelahnya, kita mengunjung rumah om dari keluarga si ay di Semper, Priok, spesial banget kita disana dimasakin tempe mendoan dan Soto Pekalongan, biasanya si Om dan keluarganya mudik ke Pekalongan, lebaran kali ini dia gak mudik karena takut macetnya yang luar biasa itu yang mana tahun lalu dia sudah merasakan ikutan kemacetan mudik lebaran,  sementara mamanya ibu, anak, mantu dan cucu yang lainnya berkunjung ke rumah abangnya mamanya Ibu di belakang Cipinang Penjara, tradisi lebaran  seperti biasanya.


Itulah cerita lebaran hari pertama kami temans.

Thursday, July 30, 2015

Saat lebaran tidak kemana-mana (di Jakarta saja)

Bagaimana mengisi lebaran kalau tidak berencana bepergian dan hanya di Jakarta saja, hmm yang ini kita lakukan nih :
  • silaturahmi ke tetangga dan keluarga
  • menyambangi keluarga kakak yang ada di Jakarta 
  • jalan-jalan keliling kota Jakarta sampai ke Kota Tua  (jalan-jalan maksudnya liat-liat kota Jakarta yang sepi dan tenang ditinggal warganya mudik dari dalam mobil) .
  • bersih - bersih rumah, menyapu dan mengepel, cuci dan jemur baju, lipat baju dan bersih-bersih dapur 
  • atau berbelanja ke Supermarket rame-rame. 
  • makan bareng sekalian nobar di mall
  • agenda wajib kalau 3 boys ketemuan ma mba dan mas sepupunya ya pastinya berenang  
 Kalau ada kaka sepupu enak nih, ay bebas gak gendong-gendong Raffa

Kumpul Keluarga di Lembang sebelum ada Omicron

 Sekarang sudah normal lagi ya kayak biasanya, cerita tersisa tahun 2021 lalu. Bulan November 2021 pecah telor, akhirnya kumpul-kumpul  lagi...