Showing posts with label Dr Idham. Show all posts
Showing posts with label Dr Idham. Show all posts

Tuesday, September 15, 2015

Ulang tahun di RS (lagi)

Minggu lalu, ibu bertambah lagi usia dan semakin berkurang jatah umurnya dan saat itu lagi di RS (lagi) kayak 7 tahun lalu, kali ini di RS Hermina Jatinegara, hari Minggu lalu pas abis magrib, Raffa yang lagi manjat-manjat, jatuh dan jatuhnya seringnya itu kok yang kena di belakang kepalanya, biasanya kita memang selalu sedia trombophob gel dirumah, diolesin dan diperiksa tidak ada benjol, nangis cukup lama setengah jam, setelah itu capek tidur sampai pagi.

Waktu masih belum 2 tahun  sempat panik karena Raffa jatuh juga dan langsung dibawa ke IGD RS Hermina Jatinegara.

Semakin bertambah usia, Raffa ternyata semakin gak bisa diam, jadi sering deh kejadian kayak gitu, biasanya sih kalau sudah tidak kenapa-kenapa, tenang deh ibu dan ay.  

Senin Paginya, Raffa bangun subuh kayak biasanya, ceria dan seperti biasa melepas ibu dan ay berangkat kerja, saat dikantor ibu ditelp pengasuhnya Raffa yang panik, katanya Raffa muntah-muntah di sekolah.  Langsung deh baru sampai 2 jam dikantor, ibu langsung ijin pulang dan si ay juga ikutan pulang, on the way ke rumah, ibu telp dr Idham Amir, kasih tau kalau anak abis jatuh semalam, muntah2 paginya, gimana, disuruh bawa aja kesana, ditunggu sampai jam 11 Pagi di RS Hermina Jatinegara kata beliau. Sampai rumah, Raffa dan teteh udah siap-siap untuk ke RS, langsung kita ke RS deh, janjian ketemu ay di sana, minta ke susternya kalau bisa engga antri karena anaknya sudah lemes, karena lemes jadilah diminta untuk rawat inap saja untuk diobservasi.


Saat itu Raffa lemes dan masih mual-mual, tapi muntah-muntah banyaknya udah engga, jadi selama kurun waktu sejam-an itu, 5 kali muntah-muntah, keluar cairan lendir hijau, waktu di ruang periksa sih gak keingat, mungkin lendir hijaunya itu bisa dari rumput laut yang dia makan minggu siangnya ya...yah namanya juga panik atau mungkin dia masuk angin, tapi berhubung momennya pas abis jatuh itu yang bikin gimana gitu.

Wednesday, July 08, 2015

Ada sakit dan disengat lebah saat Puasa

Hari ini Puasa Ramadhan sudah masuk ke hari ke-21, alhamdulillah, mas Dzaky dan kaka Fai puasanya masih penuh  dan insya allah bisa diberikan kelancaran dan kesehatan terus .

Hari ke-6 Puasa, ibu dikagetkan dengan laporan sakitnya mas Dzaky, demam, anaknya juga mengeluh kakinya sakit serta perut sebelah kanan sakit, pas kaki kanan diangkat perutnya sakit juga, puasanya alhamdulillah masih kuat, akhirnya besok paginya, ibu dan ay bawa ke RSIA Hermina Jatinegara, subuh sempat sms dsa langganan dr Idham Amir untuk tanya jam praktek, ternyata pas diperjalanan dapat telp dari dokternya, bisa ketemuan di IGD sebelum jam 07.30 WIB, tidak lama menunggu, Pak dokter datang dan si mas diperiksa, perutnya di tes ditekan-tekan dan ditanya-tanya, ibu dan ay kan takutnya usus buntu, bahkan si ay udah pesan ibu suruh mintain USG segala, dengan penjelasan beliau yang panjang lebar dan kayaknya dia hapal sama kita, sebelum ngomong minta USG, pak dokternya udah bilang tidak perlu, dan dilihat dulu sampai 3 hari kedepan bagaimana kecendrungan sakitnya, bertambahkah atau berkurang,resepnya cuma obat demam aja yang diracik,alhamdulillah keesokan harinya semakin membaik dan membaik.

Nunggu dr Idham datang
Setelah itu gantian deh Fai yang flu, sehari sembuh, langsung tongkat estafetnya dilanjutkan ke ay, ay sembuh, flunya dikirim ke Ibu, kalau ay dan kaka fai flunya satu hari aja, ibu dapat  flu 3 hari saja, rasanya mantab sekali.

Saat minggu kemarin, pagi pagi, kaka fai tidak sengaja menginjak lebah, tidak berapa lama, kehebohan pun terjadi, dia nangis teriak-teriak kesakitan, sama ay ada bekas hitam ditelapak kaki langsung diambil, sementara fai masih tetap menangis berteriak-teriak dan bekas sengatannya jadi agak bengkak, akhirnya teteh buat obat seperti ini gula merah diiris dan bawang putih digeprek ditempelkan ke bekas sengatan tawon di telapak kaki kaka fai, tidak berapa lama, tangisannya pun berhenti, sudah mulai hilang sakitnya kata kaka Fai.



Sudah tenang, sudah bisa ketawa lagi, eh siang-siangnya, kaka fai nangis lagi, seperti biasanya nangisnya menyayat hati banget, sakit lagi katanya, dan akhirnya ibu buatin obat yang kayak dibuatin teteh tadi paginya, tidak lama dia bisa tenang dan bisa istirahat tidur siang dan sore terbangun sudah tidak sakit-sakit lagi.


Setelah tenang barulah bisa tanya mbah google obat disengat lebah, beda sama yang dibuat untuk Fai, cara mengobati sengatan lebah lainnya bisa diliat di  http://id.wikihow.com/Mengobati-Sengatan-Lebah.

Demikian nih sekelumit cerita Ramadhan kita , mudah-mudahan teman-teman semua diberikan kesehatan dan kelancaran ya puasa Ramadhannya, amin.

Kumpul Keluarga di Lembang sebelum ada Omicron

 Sekarang sudah normal lagi ya kayak biasanya, cerita tersisa tahun 2021 lalu. Bulan November 2021 pecah telor, akhirnya kumpul-kumpul  lagi...