Showing posts with label 3boys. Show all posts
Showing posts with label 3boys. Show all posts

Monday, October 12, 2015

Celotehan si kecil 2 hari ini...

 Anak kecil ini memang selalu buat ibu tersenyum simpul dan terkaget-kaget kalau dia ternyata sudah besar saja.

Hari Sabtu lalu, kita ada undangan acara mantenan yang diadakan di rumah, setelah salaman kan dipersilakan makan ya, ibu diikuti Raffa dan mas Dzaky ambil piring, sementara si ay dan kaka fai  nampaknya malas makan nasi, segera melipir mereka mencari makanan lain.

Begitu liat menunya, ibu spontan langsung bilang "waduh raffa, makanannya pedas semuanya" , Raffa langsung jawab begini " gak pa pa bu, aku makannya pakai kerupuk aja" .  Ya ampyun, anak ini pengertian banget deh, ternyata ada sayur sop dan ibu ambil wortel-wortelnya saja karena gak ada mangkuk, dan dua menu pedas lainnya, ibu pinggirkan dipiring dan ibu suapin Raffa deh. Jadinya dia makan pakai wortel dan kerupuk udang saja, makannya lumayan, separuh lebih deh.

Ibu kadang heran ya, anak ini jawabannya suka diluar dugaan, ibu duga dia gak mau makan, eh malahan makannya pinter banget, hi hi salah duga ibu ya, maafkan ya Raffa.


Saat sebelum mau tidur, biasanya kita suka ngobrol - ngobrol,ngobrol - ngobrol diakhiri biasanya setelah doa mau tidur dibaca.

Raffa tanya ke ibu begini " tante uni itu siapa namanya bu? aku lupa begitu katanya, dia tanyain  tu yang sudah 4 bulan ini  studi di Sydney,biasanya dia liat terus setiap hari karena tinggalnya dibelakang rumah... Ibu kasih tahu nama lengkap tantenya, katanya oh iya kata Raffa, aku lupa.


Setelahnya dia tanya - tanya, kenapa omanya tidak mau naik ke lantai atas, dia rupanya mendengar pembicaraan om dan omanya siang tadi saat oma  yang menanyakan  tempat tidur ungu yang baru datang dan dinaikkan ke lantai atas untuk tidur siapa dan si om bilang naik aja keatas dan oma bilang kakinya sakit jadi tidak bisa keatas,  ibu menjelaskannya karena oma sudah tua, tua sekali, jadinya sudah tidak bisa naik keatas, jalannya aja sudah susah.

  • Ibu     : "kamu sayang oma gak? " 
  •  Raffa  : "'Iya, aku sayang oma, kok"    "Oma, jalannya begitu bukan gara-gara aku khan?
  • Ibu    : "bukan, oma jalannya begitu karena dia sudah tua, usianya sudah banyak banget,sudah delapan puluh dua tahun dan  kakinya sakit, bukan gara-gara kamu kok" 

Tiba-tiba, Raffa bilang : aku gak mau tua bu"

  • Ibu kaget, ibu bilang, semua orang nantinya jadi tua...ibu juga tadinya anak-anak kayak kamu sekarang jadinya apa?
  • Raffa  : "Tua bu"
  • Ibu     : "sekarang jadinya ibu-ibu (ibu - ibu nih belum tua tua banget he he he) ........   nanti kalau raffa tambah besar, anak-anak, remaja kayak mas Dzaky, sudah dewasa,menikah, kamu punya anak, baru deh, ibu jadi tua, jadi nenek, tapi kamu gak usah takut jadi tua, asalkan sedari kecil, rajin minum air putih, makan sayur dan rajin salat dan rajin mengaji, serta rajin olahraga nanti kalau kamu tua, kamu bisa tetap sehat.
  • Raffa  : "iya Bu"
Doa mau tidur dibacakan dan tidak lama, sudah pergi deh ke pulau kapuk.  Sengaja, rajin mengaji agak ibu tekankan dan Ibu menanti laporan dari rumah sore ini, apakah dia mau kembali mengaji lagi di musolla, Raffa sudah beberapa bulan ini tidak mau mengaji lagi karena  saat terakhir datang dan memakai baju gamis oleh-oleh nenek pulang umroh Maret lalu, anak-anak heboh bilang lucu ..dan dia bilang dia dimalu-maluin jadi enggak mau mengaji lagi.   
Sudah lama gak update foto si bungsu ini, rasanya kamu bertumbuh cepat sekali deh nak.

Tuesday, September 15, 2015

Ulang tahun di RS (lagi)

Minggu lalu, ibu bertambah lagi usia dan semakin berkurang jatah umurnya dan saat itu lagi di RS (lagi) kayak 7 tahun lalu, kali ini di RS Hermina Jatinegara, hari Minggu lalu pas abis magrib, Raffa yang lagi manjat-manjat, jatuh dan jatuhnya seringnya itu kok yang kena di belakang kepalanya, biasanya kita memang selalu sedia trombophob gel dirumah, diolesin dan diperiksa tidak ada benjol, nangis cukup lama setengah jam, setelah itu capek tidur sampai pagi.

Waktu masih belum 2 tahun  sempat panik karena Raffa jatuh juga dan langsung dibawa ke IGD RS Hermina Jatinegara.

Semakin bertambah usia, Raffa ternyata semakin gak bisa diam, jadi sering deh kejadian kayak gitu, biasanya sih kalau sudah tidak kenapa-kenapa, tenang deh ibu dan ay.  

Senin Paginya, Raffa bangun subuh kayak biasanya, ceria dan seperti biasa melepas ibu dan ay berangkat kerja, saat dikantor ibu ditelp pengasuhnya Raffa yang panik, katanya Raffa muntah-muntah di sekolah.  Langsung deh baru sampai 2 jam dikantor, ibu langsung ijin pulang dan si ay juga ikutan pulang, on the way ke rumah, ibu telp dr Idham Amir, kasih tau kalau anak abis jatuh semalam, muntah2 paginya, gimana, disuruh bawa aja kesana, ditunggu sampai jam 11 Pagi di RS Hermina Jatinegara kata beliau. Sampai rumah, Raffa dan teteh udah siap-siap untuk ke RS, langsung kita ke RS deh, janjian ketemu ay di sana, minta ke susternya kalau bisa engga antri karena anaknya sudah lemes, karena lemes jadilah diminta untuk rawat inap saja untuk diobservasi.


Saat itu Raffa lemes dan masih mual-mual, tapi muntah-muntah banyaknya udah engga, jadi selama kurun waktu sejam-an itu, 5 kali muntah-muntah, keluar cairan lendir hijau, waktu di ruang periksa sih gak keingat, mungkin lendir hijaunya itu bisa dari rumput laut yang dia makan minggu siangnya ya...yah namanya juga panik atau mungkin dia masuk angin, tapi berhubung momennya pas abis jatuh itu yang bikin gimana gitu.

Thursday, June 18, 2015

Salat Tarawih dan Sahur Pertama Ramadhan 1436 H

Selamat puasa buat semua temans yang sedang berpuasa ya, kali ini mau cerita sedikit soal tarawih dan sahur pertama kita tahun ini.
Add caption
Sudah lama sekali rasanya, Ibu tidak menginjakkan kaki di Masjid atau Musholla untuk salat tarawih di Bulan Ramadhan, kenapa ya, banyak juga alasannya, waktu anak masih kecil dan menyusui, ibu tentunya berat untuk meninggalkan anak, setelah anak-anak besar, eh masih ada anak bayi lagi, anak-anak yang besar banyak kegiatannya setelah sekolah masih ada kegiatan tambahan sampai sore juga menjadi alasan ibu dan ay tidak memaksakan anak-anak untuk salat tarawih di masjid atau musholla, alasan  rasa lelah yang sangat sehabis pulang kerja juga berlaku untuk ibu dan ay, hmm bukan alasan seharusnya ya, selanjutnya masalah klasik tidak ada asisten yang menginap juga bisa menjadi alasan, biasanya kita lebih memilih salat tarawihnya di rumah saja, biasanya ay yang jadi imamnya, kalau ay buka puasa di luar dan pastinya pulangnya malam, giliran ibu yang jadi imamnya, mulai tahun ini nampaknya mas Dzaky sudah bisa menggantikan posisi ibu jadi imam salat tarawih kalau ay sedang buka puasa diluar.

Friday, September 05, 2014

Lembang, Tangkuban Perahu, Bandung di Penghujung Libur Lebaran

Baru sempat posting sambungan libur lebaran kita nih, postingan ini cukup panjang diborong sekalian biar cepat kelar.

Setelah ke Taman Safari, besoknya kita ngeBandung lagi nih, memang ya, Bandung gak pernah ngebosenin untuk dikunjungi dan sekalian juga menutup libur lebaran.

Berbeda dengan perjalanan ke Taman Safari sehari sebelumnya yang sempat ketahan 1 jam sebelum gerbang tol Ciawi, perjalanan kali ini lancar jaya.

Begitu sampai Bandung, langsung ay menuju Mie Akung yang ternyata masih libur lebaran dan baru buka esoknya, Mie Akung ini jadi favoritnya ay sejak 4 tahun lalu, harus mampir sini nih kalau ke Bandung . Terus karena Bandung sepi,serius euuy sepi, kita muter-muter keliling kota Bandung karena ay kepengin menghapalkan jalan-jalan kota Bandung mumpung Bandung lagi gak macet.

Setelah mengukur jalan di Bandung, berhubung Ibu kepengen sosisnya rumah sosis, kita beli sosis dulu deh kan sekalian lewatnya.

Kita beli sosis mentahnya buat stok di rumah, sama nyobain sosis bakar lada hitamnya, sekarang 15 ribu harganya untuk sepotong sosis bakar.  Ada Badut sosis lho disana dan Fai sempat foto bareng sementara Raffa gak mau, kataya takut.


Kumpul Keluarga di Lembang sebelum ada Omicron

 Sekarang sudah normal lagi ya kayak biasanya, cerita tersisa tahun 2021 lalu. Bulan November 2021 pecah telor, akhirnya kumpul-kumpul  lagi...