Showing posts with label Pekalongan. Show all posts
Showing posts with label Pekalongan. Show all posts

Tuesday, October 11, 2016

Museum Batik Pekalongan

Sudah lama kepengen tau ada apa di Museum Batik Pekalongan, he he pastinya ada kain-kain batik ya.

Akhirnya saat singgah sebentar bulan lalu, sempat juga mampir kesini...

Mumpung masih bulan Oktober,masih suasana hari Batik Nasional jadi mau dibagi-bagi nih ceritanya singgah kesini.
Saat itu pengunjung Museumnya cuma kita berlima dan bayar untuk masuknya ber5 Rp.13 Ribu saja. 

Tiket Masuk
Pengunjung Perorangan :
a. Dewasa : Rp 5.000,-
b. Anak-anak (TK s.d. SMA) : Rp 1.000,-

Disekitar Museumnya sih ramai karena sedang berlangsung acara.

Satu orang guide disediakan dan dia yang membawa kita memasuki ruang demi ruang, Ruang pertama Ruang Pamer I/Ruang Pesisiran.
Ruang Pesisiran / Ruang Pamer I
Ruang Berikutnya Ruang Nusantara/Ruang Pamer II
gambar dari http://museumbatikpekalongan.info/?page_id=95

Ruang Pamer III (Ruang Pedalaman)

Cantik-cantik banget batiknya, sayang fotonya pake Hape jadi hasilnya kurang maksimal
Batik-batik diruang Pamer II dan III
Kelar dari ruang Pamer III, kita diajak ke tempat belajar membatik, dan pamitlah mas guidenya, menuju ruangan membatik, ada tempat untuk membeli batik-batik cantik. Menakjubkan deh melihat Museum ini.,,,abis liat batik-batik cantik, dijamin langsung kepingin belanja batik deh.

Friday, September 16, 2016

Tauto Pekalongan dan Ayam Goreng Bu Bengat Gringsing on My B'day

Minggu lalu di Jumat sebelum subuh, satu jam sebelumnya anak-anak sudah mulai bangun dan bersiap-siap dan pukul 03.30 kami meninggalkan rumah, tujuan berkendara kali ini menuju ke Kota Semarang, logistik yang disiapkan minuman, roti-roti dan juga teh manis hangat.  

Saat Subuh, berhenti sejenak di Rest Area KM 130 dan jam 7 Pagi kami sudah keluar di Brexit, kali pertama itu melewati Brebes Exit, perjalanan lancar dan jam setengah 9 pagi sudah memasuki kota Pekalongan. 



Memang sarapan pagi diniatkan untuk makan Tauto Pekalongan, maklumlah si ay kan OPEK.


Dan makan siang di jam 3 sore di  Ayam Goreng Bu Bengat Gringsing,sudah sering banget kita mampir kesini, ayam gorengnya enak pake banget, dan setiap sampai disana biasanya dalam keadaan lapar yang amat sangat dan selalu sedang memangku bocah2 ini, mampir kesini, mas jek masih dipangku dan disuapin, mampir lagi fai yang dipangku dan disuapin, mampir kali ini masih nyuapin, tapi untungnya udah enggak mangku, biasanya Raffa mam sendiri, cuma saat kemarin itu dia lagi gak enak badan dan gak mau makan, untunglah saat tiba waktunya makan siang yang kesorean itu, makannya lumayan banyak,mungkin karena ayamnya enak atau dia lapar karena jam 9 pagi saat kita berhenti makan dia tidak mau makan, lokasi ayam goreng Gringsing ini  pas pinggir jalan raya, parkir dan tempat makannya luas banget, kalau lebaran iedul fitri penuhnya ruarr biasa, biasanya kita kebagian makan di lantai atasnya.

Demi tidak kena macet ibu dan ay ambil cuti di hari Jumat lalu itu dan anak-anak ijin sehari tidak masuk sekolahnya, perjalanan minggu lalu itu, jadi perjalanan menyenangkan karena lancar sekali dan pas lho di hari Ulangtahunnya Ibu.  Ibu anggap aja ya perjalanan ini jadi kado ulang tahun buat Ibu, kebersamaan bersama keluarga tercinta itu merupakan anugerah yang luar biasa, makan-makannya memang biasa-biasa aja, tapi jadinya berasa istimewa dan luar biasa, bersyukur banget sama AnugerahNya selama ini, masih dikasi kesehatan dan kebersamaaan bersama orang-orang tercinta.

Buat jeng Entik yang ultahnya sama ma teman-teman yang ulangtahun September juga, selamat ulang tahun ya.

Wednesday, September 14, 2016

Terpikat Batik di Pekalongan

Siapa sih yang tidak suka batik, waktu Agustus tahun lalu ke Pekalongan disaat libur hari raya iedul Fitri, kita hanya sempat menumpang menginap saja di Pekalongan, istirahat dari Perjalanan yang melelahkan Jakarta - Yogyakarta menginap di Hotel Sidji Pekalongan , atau saat pulangnya dari Yogyakarta ke Jakarta,istirahat bentar di Hotel Sidji Pekalongan lagi, karena macetnya luar biasa, bahkan mampir belanja batik pun tak sempat, jadilah berhubung ada kesempatan mampir ke Pekalongan dalam perjalanan kami ke Semarang  saat libur panjang  Iedul Adha kemarin, keinginan belanja batik pun akhirnya bisa terwujud. 


QONITA BATIK BOUTIQUE ( ALL BRANDS )
Jl. H. Agus Salim No. 22 Pekalongan
TELP : 0285 – 410947
Tempat pertama yang dikunjungi adalah yang disini, kebetulan dekat sekali dengan tempat kami biasa makan soto Pekalongan, sama-sama di Jalan Agus Salim.





Anak-anak anteng karena ada kursi untuk menunggu ini, ada minum bahkan ada camilan juga.


Selanjutnya mampir di Pasar Sentono, ay dan 2 anak yang besar salat Jumat, niatnya Ibu mau lanjut lagi cari batiknya, tapi Raffa yang lagi kurang enak badan, tidak mau mau jalan, maunya duduk-duduk saja, jadilah hanya duduk - duduk saja menunggu yang lagi Jumatan .






Dibujuk-bujukin, akhirnya dibolehkan juga lihat-lihat batik lagi, asal  didepannya si  bocah saja.

Saat perjalanan pulang, tidak sengaja melewati toko Batik lagi, dan akhirnya mampir lagi, kali ini Qonita lagi, dan kebetulan yang disini adalah Pusatnya, jadi lebih lengkap.

WORKSHOP :
PEKALONGAN
QONITA BATIK BOUTIQUE ( ALL BRANDS )
Jl. Gajah Mada No. 49 Pekalongan
Telpon : 0285 – 423939
 Kain-kainnya motifnya lucu-lucu banget, gak beli kain sih, karena sampai sekarang kayaknya belum menemukan penjahit yang cocok, jadi lebih suka beli baju yang jadi saja.


Ayah ibu sibuk liat batik, anak-anak bisa duduk anteng menunggu, sungguh singgah sebentar  yang menyenangkan melihat-lihat dan berbelanja  batik-batik pekalongan yang cantik, bahkan sempat juga mengunjungi museum Batik Pekalongan yang sekian lama sudah buat penasaran baru sempat kami singgahi.

Wednesday, August 12, 2015

The Sidji Hotel Pekalongan

Namanya lucu juga ya, Sidji kan artinya satu..,sempat melewati hotel ini setelah kita gagal dapat 2 kamar di Hotel Dafam, iyalah gagal, yang tersisa memang hanya 1 kamar, dan waktu kita pesan itu buat tanggal 24 ternyata kita datangnya tanggal 21, akhirnya telp hotel Horison Pekalongan lagi, masih banyak kamar katanya, tapi ternyata di tengah jalan, kita berubah pikiran dan memutuskan mau tanya- tanya di The Sidji Hotel ini saja, karena kan sama aja ada Swimming poolnya juga, request kaka Fai selalu maunya hotelnya yang ada kolam renangnya.

Pas, masuk, ih lucu dan cantik banget hotelnya, lantainya aja pakai tegel kunci, cantik banget deh.  Untunglah masih ada kamar, kita dapat 2 kamar sesuai yang kita inginkan, dan karena hotelnya masih baru banget, baru diresmikan bulan Maret 2015, masih ada promo diskon 30 %.  Gak nyangka juga ternyata, perjalanan pulang ke Jakartanya, kita nginep lagi disini, kalau saat awal masih check ini jam 3 siang, pas kesini lagi, kita baru check in malam jam 22.00 an, dan pagi-pagi tanpa foto-foto sama sekali sudah berangkat lagi ke Jakarta (untunglah sudah sempat foto-foto banyak he he he )

Untuk kolam renangnya sih, hi hi kecil begitu, pas kita datang lagi dikuras,,,ibu kirain itu kolam ikan tadinya, ternyata itu kolam renangnya, anak-anak asal ketemu air gak masalah sih kolamnya cetek apa engga ya, sayangnya saat itu batal lagi deh Fai berenangnya.



langsung deh nonton film kartun


ay dan teman masa kecilnya








Karena kesan pertama begitu menggoda, jadilah nyobain nginep sini lagi, so far so good, senangnya sekarang di Pekalongan banyak hotel-hotel baru yang bagus-bagus, jadi gak usah khawatir deh kalau mau jalan-jalan,kulineran  dan ngeborong batik  disini, lebaran kemarin di Pekalongan tujuan utama memang hanya ke makam daddynya si ay di Sapuro,jadinya cuma sempat kesana saja, engga sempat ke Pantai dan gak sempat belanja batik juga, mudah-mudahan bisa jadi alasan buat balik lagi ke Kota Pekalongan ini.
Makam Daddynya ay di Sapuro


 THE SIDJI HOTEL PEKALONGAN
Jl. Dr. Cipto No. 66, Pekalongan, Central Java, Indonesia
+62 (285) 446 0077
reservation@thesidjihotel-pekalongan.com

Thursday, August 06, 2015

Tauto Pekalongan, Sotonya Orang Pekalongan

Awalnya pengetahuan Ibu akan soto Nusantara cuma sebatas soto Padang saja, itupun bukan buat sendiri tapi biasanya dibawain mamanya Ibu sepulang kerja dari Rumah Makan Padang Surya sejejeran Stasiun Jatinegara itu. 

Setelah bekerja, mulai tahu soto selain soto padang, Soto Pak Kumis Kebayoran Baru (yang tahun ini pindah posisi ke dekat kantor Pos Kebayoran), itupun karena dekat dengan kantor jadi alternatif buat sarapan pagi atau makan siang, atau kalau habis gajian bisa melipir ke Soto Pak Sadi Kebayoran Baru yang masih dekat kantor juga, tapi ya itu kalau kesana gak bisa sering-sering soalnya waktu itu hitungannya sekali kesitu bisa buat makan siang 3 hari di warteg dekat Pasar Santa he he he 

Selanjutnya nyobain soto kudus, soto surabaya, soto betawi, soto sokaraja, soto gebrak tebet, barulah menyadari Indonesia kaya makanan enak ya,soto aja macam-macam begitu. Walau udah mencoba macam-macam soto, tetap saja ibu gentar ketika pertama kali mencoba soto pekalongan loh, hi hi kenapa gentar, begitu dicobain kok rasanya aneh bin ajaib, warnanya agak coklat  gitu. Terus tidak ada pilihan menu lainnya pulaks, ya cuma jual soto itu, coba kalau ada ayam goreng, pasti ibu  milihnya ayam goreng.

 Jadilah waktu awal mencoba sempat bete juga karena tidak tau dimana enaknya, ditambah lagi waktu itu mas dzaky yang masih kecil tidak mau mam juga, akhirnya dibawalah di tempat makan buat mam dia diperjalanan, ternyata dia doyan, he he gak tau juga sih waktu itu dia doyan apa lapar karena disuapinnya diperjalanan dan waktu makan siang sudah lewat jauh. Selanjutnya sudah bisa bedakan mana soto pekalongan yang enak.  

Pengantarnya panjang banget ya, padahal cuma mau cerita kalau akhirnya kita nyobain soto pekalongan yang lain, bukan di Damudji atau PPIP kayak biasanya, kata om Tobe sih soto Pak Dul enak juga, kayaknya dia bosan setiap di telp pas kita ke Pekalongan, diminta nemenin makannya di Soto Damudji terus deh.  Tempat makannya paling besar dari 2 tempat soto pekalongan yang Ibu pernah singgahi sebelumnya, terus banyak foto-foto artisnya yang dipajang disitu, macam di Soto Gebrak Tebet gitu.



Monday, August 03, 2015

Mendadak ikutan mudik (jalan-jalan dan kulineran)

Awalnya memang kita berencana untuk pergi ke Pekalongan, Semarang dan Yogyakarta.  Ada yang kangen kepengin makanan khas Pekalongan, Garang Asem,  nasi Megono, Soto Pekalongan,  teh gelas bandulan, teh gelas bandulan tuh rasanya beda banget apalagi diminum pas lagi panas - panas gitu, segarnya dan tauco yang asli pekalongan ,supaya rasanya bisa pas kalau mau buat sendiri di rumah.

Yang dirindukan dari kota Yogya yaitu SGPC Bu Wiryo,  Soto Kadipiro, resto jejamuran yang ngehits banget itu dan lain-lain

Sementara di Semarang pastilah sotonya yang seger-seger itu kayak soto Pak Man, Soto Pak Rebo dll.  

Itu baru kepengen makanannya, kalau tempat yang ingin dikunjungi udah kebayang di daftarnya nih.

Di Pekalongan pengen ke :
Pantai Pasir Kencana
Musium Batik

Terus kalau lewat Ambarawa kepengen ke:
Museum Kereta api

Disemarang pengen ke:
Lawang Sewu, biasanya kan cuma ngelewatin aja, pengen juga masuk sekali-kali
Masjid Agung Semarang
Toko Oen Semarang
Kawasan Kota Tua Semarang
Klenteng Sam Poo Khong


Ke Yogyakarta kepengen ke :
Taman Pintar
Candi Borobudur
Candi Prambanan
De Mata Musium

Banyak banget ya listnya
Awalnya ay berencana ikutan Reuni 25 tahun alumni angkatan beliau di SMPN 2 Pekalongan, di hari Senin setelah lebaran, eh dihari itu yang ada kita malahan pergi ke RS Hermina Jatinegara ngedaftarin si ay yang sakit gigi , sementara drg langganan dekat rumah baru buka di hari Jumatnya.

Untuk akomadasinya, ibu dah sempat tanya-tanya dan pesan buat yang di Pekalongan  kalau sebelumnya  udah nyobain Hotel Horison di Pekalongan, sekarang pengen nyobain hotel lain yaitu di Hotel Dafam, dan anehnya kok gak dimintain DP dulu ya, sementara untuk di Yogyakarta, ay kepengennya di Novotel Yogyakarta, udah ibu bookingin dan bayar sekalian kira-kira seminggu mau puasa.

Dan malamnya, mungkin karena giginya sudah tidak berasa cenat cenut lagi, ay memutuskan untuk jadi berangkat mudik juga besok paginya, whatt ...., pertimbangannya arus mudik yang sudah mereda dan serta alasan satu ini  yang sangat bagus  anak-anak yang udah libur sekolah sebelum puasa, udah  1.5 bulan tidak diajak kemana-mana, cuma dirumah saja, saat Sabtu Minggu pas bulan puasa kemarin, ay yang biasanya ngajakin keluar pun senangnya di rumah aja, kan enak , puasa2 bisa tidur siang, he he he.

Juga penasaran juga dengan tol baru, tol Cipali yang katanya panjang dan jalannya lurus-lurus aja sepanjang 116 km, yang dinobatkan sebagai tol terpanjang di Indonesia.

Kak Fai dengan gaya bonengnya
Jadi malam itu langsung instruksiin mas dzaky dan kaka Fai  untuk siap-siapin baju untuk pergi selama 5 hari, ,mendadak packing dan alhamdulillah nampaknya yang penting-penting tidak ada yang terlewat.

Perjalanan kita termasuk lancar dihari lebaran ke-5 itu, berangkat jam 08.00 WIB dan masuk tol Cikampek jam 08.30 WIB dan 13.30 WIB sudah masuk kota Pekalongan, dan Pekalongan macet sekali, rupanya tol cipali memindahkan macet dari tol cikampek ke Pantura nih.

Pas juga sampenya nih, pas jam makan siang, jadilah ditemanin Sohibnya si ay Om To-Be kita  yang biasanya makan Soto Pekalongan Damudji atau Soto PPIP, sekarang coba di Soto Dul.
Soto Pak Dul ini strategis banget, pasti lewat sini kalau lewat jalur pantura, letaknya didepan Pasar Grosir Sentono, kalau yang biasanya kita singgahi soto Damudji dan Soto PPIP letaknya masuk - masuk ke kotanya, belum pernah nyobain soto Pekalongan?? wah harus nyobain ya, berhubung di Jakarta, gak tau soto Pekalongan yang enak dimana, dan coba sendiri coba masih belum seenak soto  di tempat aslinya, jadilah ini makanan wajib yang harus diabsen saat ke Pekalongan.

Tuesday, December 31, 2013

Hotels di 3 Kota

Semangat liburan walaupun gak liburan, tetap kerja euyy sampai hari ini  dan  masih full sampai sore,  Ibu mau posting tempat menginap kita selama jalan-jalan Lebaran lalu,  liburan ber5 yang seru bermobil ria..

Hotel  Horison Pekalongan
Lokasinya strategis, ada swimming Pool juga walau kecil, breakfastnya lumayan enak, masih terhitung hotel baru pas kita kesana, jadi pas nanya ada high chair atau engga buat Raffa masih belum ada. Karena mau puas-puasin silaturahmi dan kuliner dan sekalian menunggu arus balik lebaran mereda sedikit kepadatannya, jadi kita memilih stay disini dalam perjalanan kita pulang ke Jakarta dari Solo.

Masih dalam suasana lebaran dan karena tidak planning sebelumnya jadi langsung aja kesini dan senangnya masih ada kamar kosong buat kita menginap.


Full Formasi plus kaka sepupunya 3 boys

2.Hotel Ibis Solo

gambar dari situsnya hotel Ibis Solo


Untuk yang di Solo, kita dapat kamar yang lumayan luas yang Family Room, nyaman benar, Fasilitasnya juga okeh sekali, jam 4 pagi breakfast bahkan sudah siap...untuk breakfastnya , makanannya cukup variatif. Tadinya maunya di Novotel Solo tapi sudah penuh, anak-anak belum kesampaian berenang disini karena Fai waktu itu demam.

Untuk Hotel ini, Ibu sudah booking jauh-jauh hari Via Travel.

3.MM  UGM Hotel.

Ibu dah penasaran  karena pernah pas kita liburan ke Yogya sekitar 4 tahun yang lalu pas  dadakan datang mau menginap sudah full, jadi kepengin banget nginep disini, akhirnya bisa menginap disini juga bahkan 2 malam pulaks, hotelnya sudah keliatan tua, tapi masih bagus dan terawat.  Ibu pesan via telp sebulan sebelumnya.

Disni makanannya tidak banyak variasinya, tapi Ibu paling cocok sama  makanan disini..enyak enyak enyak.


Postingan ini menutup tahun 2013,cepat sekali waktu berlalu ya, mudah-mudahan tahun depan bisa lebih rajin lagi postingnya.....Happy New Year dan Happy Holiday buat semuanya yang masih Liburan.

Kumpul Keluarga di Lembang sebelum ada Omicron

 Sekarang sudah normal lagi ya kayak biasanya, cerita tersisa tahun 2021 lalu. Bulan November 2021 pecah telor, akhirnya kumpul-kumpul  lagi...