Showing posts with label SMANU Husni Thamrin. Show all posts
Showing posts with label SMANU Husni Thamrin. Show all posts

Wednesday, August 26, 2020

Cerita Asrama

Pertama kali jadi anak Asrama, beli kasur dan meja serta kursi dari otm yang anaknya udah lulus, pas rumahnya dekat dari sekolahan.
 
Tahun ke dua tetap di lantai 3, pindahan kamarnya dekat aja, tahun ketiga pindah ke kamar di lantai 1, sejak tahun kedua dan ketiga sudah jarang deh ikutan masuk ke kamarnya,.


Tahun ini sudah jadi anak kuliahan saja, tahun ini disebut angkatan 2020 Angkatan Corona karena tidak ada UN disemua jenjang dari SD sampai SMA, cepatnya waktu berlalu ya. 
 
Waktu awal-awal kita datang ke Kamar 302, 2 penghuni lainnya belum datang, dan barang-barang penghuni sebelumnya pun belum semuanya terangkut, jadinya agak berantakan gitu, pas kenalan sama OTM kakel, eh ditawarin beli kasur dan meja belajar serta kursinya dengan harga yang bersahabat, diajakin ke rumahnya dan lihat barangnya masih dalam kondisi yang bagus, cus langsung diangkut. Hi hi bayar aja belum lho....sebenarnya kalau gak mau beli itu semua juga gak masalah sih, ada kasur dan meja belajar serta kursi yang masih bisa dipakai.

Akhirnya menjadi seperti ini.



Tuesday, June 18, 2019

Bandung dan Pelatnas

Selepas OSN 2018 di Padang tahun lalu dan mendapatkan medali perunggu,  walaupun masih penasaran sama medali emas dan karena masih kelas XI jadi masih bisa milih mau OSN lagi atau mau lanjut ke Pelatnas, sempat bingung dan akhirnya mas Jek memutuskan untuk lanjut ke Pelatnas, ibu dan ay memberikan saran-saran dan pertimbangan, keputusan ada ditangan mas jek, karena kan dia yang akan menjalani. Bismillah.

Pelatnas 1
diselenggarakan tanggal 16 September-15 Oktober 2018
Selama 4 minggu dan diikuti oleh 33 siswa .
Saat jemput pulang ketemu sama mba Nita dan keluarga  yang mau jemput anandan Lukman yang sama - sama  wakil dari  Jakarta

bertempat di Dago Hills Bandung, jadwal yang panjang dan padat, selama sebulan itu.  Kita antar tanggal 16 September beramai-ramai, 2 minggu kemudian kita tengokin dan selesainya kita ke Bandung lagi untuk jemput si mas jek, kelar dari sini langsung tepar deh si mas jek, sakit, nampaknya kecapaian ya.  Menunggu hasilnya sungguh buat deg-degan, teman si mas yang bidang lain ada yang langsung diumumkan hari itu juga sementara hasil bidang Astronomi belum.

Disela-sela menanti pengumuman, mari kita mencocokkan jadwal, berdasarkan informasi kakel diperkirakan :

P1 september-oktober
P2 februari-maret 2019
P3 juli-agustus 2019
P4 oktober-november 2019

So far jadwal Pelatnas 1 sudah terbukti kebenarannya, sesuai perkiraan.
Dan pengumuman hasil Pelatnas 1 didapat  tanggal 5 Januari 2019, lama juga ya, walau di suratnya sih termyata hasilnya sudah diputuskan sejak 27 Oktober 2018 dan dari semula 33 peserta, jumlahnya untuk pelatnas 2 nanti menjadi 17 Peserta dan alhamdulillah mas jek termasuk salah satunya.

Pelatnas 2
Perkiraan P 2 Februari - Maret 2019
Tanggal 12 Februari 2019 dapat surat pembinaan untuk Pelatnas 2
pelatnas 2 diselenggarakan tanggal 24 Februari -10 Maret 2019 (cocok perkiraannya)
Kali ini lamanya 2 minggu dan diikuti oleh 17 siswa, bertempat di Wisma Balai Perguruan Kartini Bandung

Berangkat naik argo parahyangan sehari sebelumnya berdua mas jek,kebetulan ay ada acara kantor yang udah direncanakan lama, pertama kalinya ibu pergi ke Bandung naik kereta ini, hi hi senang banget deh, kalau anak yang nginap di Wismanya sih free of charge karena ini ada emaknya jadi musti bayar, 2 minggu sebelumnya ibu telp kesana untuk booking satu malam saja.

Menunggu Argo Parahyangan di Stasiun Bekasi

Karena berangkatnya sore, tanggung deh pesan makan aja sekalian di kereta, ibu nasgor, mas jek Hokben

Nasi gorengnya, waktu jaman bolak balik ke Semarang tahun 2002 naik kereta bisnis, pake piring disajikannya dan kayaknya rasanya lebih enak yang dulu deh
Besok paginya ibu pulang dari wisma naik gojek ke stasiun Bandung, dekat kok dan turun di stasiun bekasi, siangnya udah dirumah lagi sama  bocah yang dua.

Pulang Pelatnas 2, seperti biasanya jemput rame-rame, kita nginap di Aston Braga Bandung dan begitu sampe sebelum masuk ke Hotel tengokin mas jek dulu dong.



dan ini pas keesokan harinya saat mas jek break kelas Pelatnas 2
Saatnya pulang

Di Pelatnas 2 ini ada kisah sepatu yang hilang, ternyata sepatu hitam yang dipakai mas jek saat dijemput adalah sepatu baru, baru dibeli beberapa hari sebelumnya, jadi beberapa hari sebelumnya, 3 orang peserta termasuk mas jek, selepas salat di Masjid masi dilingkungan wismanya, sepatunya hilang dan karena mereka harus pakai sepatu saat pergi ke Observarium Bosscha jadi mas jek dan 2 temannya  beli sepatu lagi .

Pelatnas 3
Peserta 8 siswa dan yang akan menjadi Timnas 5 siswa,3 siswa tereleminasi, tempat wisma Balai Perguruan Kartini Bandung

Perkiraan P3 juli-agustus 2019 meleset nih, ternyata  tanggal 8 April 2019 lalu dapat surat pembinaan 3 dimana mas jek lanjut dan pelatnasnya ternyata tanggal 19 Mei - 25 Mei 2019 (seminggu dan pas bulan puasa), mungkin karena IOAA nya awal Agustus jadi tanggal pembinaannya juga menyesuaikan jadwalnya nih. OMG bulan puasa,secara Ibu pernah  nginap disana dan waktu itu sampai hampir tengah malam masih ada kegiatan. Pelatnas 3 ini adalah pelatnas penentuan karena di Pelatnas 3 ini akan ada pengumuman siapa yang berangkat untuk Olimpiade Astronomi Internasional di Hungaria awal Agustus 2019 nanti.

Karena mulai acaranya sore jadilah Minggu 19 Mei 2019 itu pas banget ayah ulang tahun, kita antar mas jek ke Bandung,karena pertimbangan bulan puasa dan ngeri macet Cikampek, akhirnya kita naik kereta bertiga, mas jek diantar ibu dan ayah, adik-adik gak ikut biar dirumah aja lagian ibu dan ay langsung balik sore harinya.


Ada kisah kacamata ini dan juga paket yang bikin gemes pas P3 ini nih, jadi ceritanya mas Jek merasa kacamata yang dia pakai gak nyaman buat dia pusing, kacamata ini baru aja diganti lensanya menyesuaikan dengan hasil periksa mata terakhir dan baru dia pakai, ndilalah kacamata cadangan gak dibawa, jadilah sepanjang jalan dari Bekasi menuju Bandung, ibu menginstruksikan orang rumah untuk kirim kacamatanya pake paket yang sehari sampe.  Hari Sabtu itu langsung deh kacamatanya di paketin ke wisma tepat mas jek nginap di Bandung. Katanya besok Minggu baru sampai karena datang kirim paketnya jam 11.00 WIB.

Tapi untuk jaga-jaga selepas kita taruh barang di Wisma, kita ngemall dulu di Cihampelas, dan cari Optik Seis dan kacamatanya ternyata terlalu kencang  jadilah dilonggarin sampe rasanya nyaman dipakainya.  Setelah itu  baru deh kita balik ke wisma lagi (alhamdulillah banget ambil opsi ini karena kacamatanya ternyata baru sampai hari Rabunya).   Karena jadwal kereta ibu dan ay masih lama jadinya numpang istirahat dulu di masjid di wismanya, kebetulan ay juga ada janjian ma temannya di Bandung yang nyamperin kita.

Ternyata ada info bawa paspor yang terlewatkan, jadi walaupun belum jelas siapa nanti yang akan berangkat tapi tetap harus siap-siap semuanya harus mengumpulan paspor. Atas saran teman ay, paspor akan kita kirim pake X-Trans besok Pagi (senin Pagi), jadi senin paginya jam 6 pagi ibu ma ay ke X-Trans Sudirman dan disana minta tolong teman ay yang akan ambil di Pasteur dan yang akan serahin ke mas jek, siangnya sudah dapat kabar paket Paspor  sudah sampai dan ternyata paket kacamatanya belum sampai  juga senin itu dan baru sampai hari Rabunya tanggal 22 Mei 2019, hmmm apa kabarnya ya katanya sehari sampai..., kalau tau Sabtu baru sampe rabu, mungkin pilih yang reguler aja ya gak yang paling cepat ..hadeeuh senewen banget dari Senin sampe Rabu itu.

Dihari Jumat, ibu ma ay bergantian telp mas jek kasih semangat, jadi apapun hasilnya nanti, intinya jangan berkecil hati karena sudah sampai sejauh ini aja sudah luar biasa banget, jadi harus siap mental kalau kepilih alhamdulillah kalau engga tidak boleh down .

Hari Sabtu yang menegangkan akhirnya tiba, siang-siang ay ditelp mas jek, ibu dengar sayup-sayup karena baru bangun tidur dikamar, karena ibu dengar ay bilang ya udah gak pa pa mas, ibu pikir gak masuk nih.

Gak lama ay masuk kamar dan bilang kalau mas jek masuk ke Timnas, alhamdulillah banget ya, gak lama banyak WA yang kasih selamat, ternyata saat pengumuman ditayangkan LIVE di IG TOASTI Official.

Thursday, July 19, 2018

Ke Padang (lagi)

Awal Juli lalu, menjadi kali kedua, mas Jek menginjakkan kaki di Minangkabau Internasional Airport,kali pertama rame-rame sekeluarga untuk pulang kampung ke tempat asalnya nenek, kali kedua bersama-sama teman Wakil dari DKI Jakarta yang akan berangkat di OSN SMA 1-7 Juli 2018 di Padang.

Setelah Pengumuman untuk mengikuti  OSN di Padang 8 Mei 2018, masih ada tahapan pembinaan lagi, dijadwlkan Pembinaan Intensif di Akhir Juni 2018, dan ternyata ada Pelatihan tambahan yang harus diikuti
 INFO PENTING :

Pelatihan tambahan bidang Astronomi akan diselenggarakan pada :

Tanggal : 22,23,24,25,26,30,31 Mei dan 1 juni

Pukul : 08.00 - 14.00

Tempat : SMAN 8 Jakarta

Karena ini pelatihan tambahan di luar jadwal dinas, maka TIDAK ADA pemberitahuan resmi ke sekolah.

Pemberitahuan HANYA di grup ini saja

Mohon kalian ikuti dengan sungguh2 dan serius.

Peralatan wajib yg harus dibawa :

Alat tulis lengkap (termasuk kalkulator, jangka, penggaris,kertas2 dan buku2)

Minum/makan siang bagi yg tdk berpuasa


Jadilah, bulan Puasa itu,si mas lebih banyak puasa dirumah daripada di Asrama, karena ada Pelatihan tambahan, jadi dia ijin tidak masuk sekolah, dan tiap pagi ikut ayah dan Ibu kerja dan diturunin di SMA 8 Jakarta dan pulangnya naik Go jek .
Numpang belajar disini

Jadwal pelatihan juga membuat si mas Jek cuma bisa ikut UAS 1 hari saja di jadwal UASnya, jadilah sebelum libur panjang jelang lebaran, dia UAS Susulan mulai SabtuMinggu dan  selesai di hari Senin 11 Juni 2018  UAS Susulannya .

Libur lebaran ternyata masih banyak juga tugas yang diberikan guru Pembina, jadi tugas harus diselesaikan sebelum mereka memulai Pelatihan Intensif setelah libur lebaran, seperti biasa si mas gak ada ceritanya kenapa dia pas mudik itu bawa bawa tas sekolah dan selalu ngerjain sesuatu sampai di hari Lebaran ke-4 itu nomor handphone Ibu di add masuk ke Grup OTM Astronomi, ternyata Ibu Guru pembinanya bilang dia kasih tugas anak-anak lumayan banyak dan mohon agar otm bisa mensupport,walah tau kayak gitu khan, gak ibu ajak silaturahmi sampai malam sekali ya, biar dia manteng aja di hotel buat kerjain tugasnya, kebetulan lebaran hari ke-3 dan ke-4 kita sedang menginap di Hotel Namira dan kemudian Pindah ke hotel Santika Pekalongan. Jadilah setelah pulang kembali ke Jakarta hari Rabunya, Kamis masuk kerja lagi,tersisa waktu 5 hari buat kerjain tugas yang mana kayaknya begitu pelatihan  intensif hari Senin tugasnya yang segambreng itu masih belum kelar.

Setelahnya disibukkan dengan Pelatihan Intensif yang mana kali ini Pelatihannya menginap dan tempatnya di sekolahnya dia sendiri.



Senang sekali Otm selalu dapat update kegiatan anak-anak mereka di Grup, saling mendoakan dan saling mendukung.

Pelatihan Intensif dimulai sehabis lebaran Senin 25 Juni 2018- Kamis 28 Juni 2018, Mulai Pagi sampai Sore dan dilanjutkan sampai tengah malam dan berakhir di Jumat Sore 29 Juni 2018, setelah acara Pelepasan di SMAN 1 Jakarta, mereka masih lanjut lagi belajar sampai Sore.

Kebetulan Jumat Pagi itu ibu dan ay ke sekolah mas untuk ambil Raport, dan masih sempat ketemu Grup Astronya si mas, kenalan sama 5 orang temannya yang beda beda sekolahnya, ada yang dari SMAN 47,SMAN 8 dan SMAN 81,SMAN 89 akhirnya sebelum mereka berangkat upacara pelepasan kontingen DKI Jakarta, mereka diminta pose dulu deh, sambil pesan nantinya minta foto-foto mereka di Padang nanti.
Di SMANU MH Husni Thamrin
Minggu 1 Juli 2018 sesuai perjanjian, jam 5 subuh kita  sampai di Bandara Soetta, kumpul diterminal 1 C, sehabis check list nama, langsung kita salat subuh, maklum deh kan agak jauh rumah kita dari Bandara Soetta, jadi berangkat lebih kurang 1 jam sebelumnya, ibu dan ay aja yang antar, ramai banget di bandara, diterminal itu semuanya rata-rata antar anak-anak mereka yang mau ke Padang, dan dapat foto-foto mereka selama  di Padang dari  OTM yang ikutan menemani anak-anak kesana dan juga dari Bu Eka, ibu guru  Pembina.

Hasil ngobrol dengan salah satu otm yang antar anaknya juga dan kebetulan satu kelas dan satu sekolahan, dia bilang walaupun sekolahnya sudah misah-misah, mereka sudah saling mengenal karena mereka belajar ditempat yang sama, mereka banyak belajar di KPM Bogor, ada juga yang belajar di Wardaya College atau belajar intensif disekolah mereka masing-mas, baru dengar nama KPM itu pas di bandara itu, langsung googling dan ketemu tentang KPM yang dibilang ibu itu, rata-rata anak-anak itu sudah pengalaman ikutan kompetisi di mana-mana, terutama ikutan kompetisi di Luar Negeri, wah luar biasa banget ya, kalo ibu terus terang baru tahun ini tahu soal Olim ini, sejak mas jek terpilih ikutan mewakili sekolahnya itu, jadi ibu sama terbengong-bengong gitu ya ternyata mereka memupuk kemampuan mereka itu sejak dini, belajar kesana belajar kesini, ruarr biasa banget ya, biasa santai-santai aja, ibu gak mau maksain anak belajar,  dan ini pertama kalinya mas jek ikutan kompetisi tingkat Nasional kayak begini. Dan baru paham kalau "Hasil tidak pernah mengkhianati Usaha".

Peserta yang mendapatkan medali, otomatis akan bersaing di Pelatnas untuk maju ke Kejuaraan Astronomi Internasional tahun depan di Hungaria, menurut si mas Jek kalau yang udah duduk di kelas XII mereka tidak punya pilihan harus ikut Pelatnas kalau dapat medali di OSN sementara yang duduk dikelas XI masih punya pilihan apakah mau ikutan OSN lagi atau mau ikutan pelatnas, tapi yang dapat medali Emas sih gak boleh ikutan lagi tahun depan bidang yang sama harus ganti bidang.

Foto-foto kebanyakan dari WA Grup, dari Bu Eka Ibu Guru pembinanya, terimakasih Bu Eka.





Formasi jemput komplit, adik-adik lengkap dan bahkan nenek ikutan juga

Hasil akhirnya mereka berenam mendapatkan 2 medali emas, 1 medali perak dan 3 medali perunggu, bahagia sekali semuanya ya, semua bawa pulang medali dan juga berhasil membuat DKI Jakarta menjadi Juara Umum lagi. Selamat  ya Tim Winter Hexagon, "very Proud of You All"

Thursday, June 15, 2017

Campur2, PPDB SMA DKI Tahap 1 Umum Pekan Ini dan cerita Sabtu 3 Juni 2017`

Rasanya waktu berlalu begitu cepatnya ya, rasanya baru kemarin si mas jek lulus SD sekarang sudah lulus SMP, pekan ini di ppdb tahap 1 umum untuk SMA sudah dimulai, semua alurnya sudah dijelaskan dengan sangat jelas di situs ini jakarta.siap-ppdb.com.

Hasil UNBK mas jek sendiri baru didapat berbarengan dengan acara pelepasan Siswa kelas IX di sekolahnya Sabtu lalu 3 Juni 2017, hari yang campur aduk, karena jelang subuh, mama mertua/omanya 3 boys yang tinggal bersama kita wafat, jadi selesai memakamkan beliau, ibu dan mas jek langsung bersiap-siap untuk acara sekolah, sementara ayah gak ikutan karena kelelahan.

Berawal dari ngobrol dengan sesama ibu-ibu sekelas mas jek saat pemotretan buku tahunan, ibu tanyakan ke mas jek apa mau mendaftar sekolah ini, dia bilang dulu dia mau masuk sini, cuma ibu pikir berbarengan ma PPDB Umum yang Tahap satunya Pekan ini 13-17 Juni 2017. Ternyata dimulai lebih dulu, akhirnya diputuskan untuk ikutan mencoba.

Berikut tahapan pendaftaran SMANU Husni Thamrin Jakarta

1. Pendaftaran Online
2.Verifikasi
3.Psikotest
4.TPA (Tes Potensi Akademik)
5.Wawancara
6.Pengumuman
7.Lapor Diri

Nilai Raport Semester 1 sd 5 rata-rata 85, tahun ini naik, tahun sebelumnya persyaratan rata-ratanya 80 untuk Matematika, IPA dan Bahasa Inggris.

Setelah mendaftar Online Senin 6 Maret 2017, mas jek langsung urus semua kelengkapannya untuk persiapan lapor diri, untungnya anaknya gak usah ikutan lapor diri, karena khan sibuk Ujian - ujian terus, jadilah Kamis Pagi 9 Maret 2017 Ibu dan ay yang verifikasi, yang paling susah dari persayaratan lapor diri adalah Surat Keterangan Bebas Narkoba, yang mana ternyata  BNN sudah tidak melayani pembuatan Surat Keterangan Bebas Narkoba, survey di RSUD terdekat di Rumah Sakit Duren Sawit, bukanya dari Pagi sampai siang saja sementara anak-anak minggu itu lagi Ujian, akhirnya setelah mencari-cari informasi ternyata bisa dapat surat keterangan itu di BNN Jakarta Timur yang berlokasi di Walikota Jakarta Timur, wah malahan kebetulan lebih dekat ke rumah dibandingkan ke Cawang, alat testnya harus kita beli sendiri, beli di Toko Alkes di Pramuka Jakarta Timur sekitar Rp. 70 ribu atau 80 Ribu.


Tahap demi tahap dilalui dan akhirnya Sabtu 15 April 2017 Pengumuman Final kalau Mas Jek diterima sebagai siswa disana, wah senangnya, minimal saat UNBK 2-8 Mei 2017 (Ujian Nasional Berbasis Komputer) dia sudah lebih tenang karena sudah dapat sekolah pilihan.

Untuk hasil UNBK sendiri alhamdulillah banget, walau nilai UNnya tidak no 1 lagi kayak lulus SD tapi masih dapat 10 terbaik (no 6) dan kalau pas UN SD yang nilainya 100 IPA, kali ini yang nilainya 100 Matematika,beberapa kali dia maju naik panggung dapat penghargaan di acara kelulusannya itu.

Sekarang ini kita lagi menyiapkan keperluan mas jek karena baru kemarin pembagian kamar asrama, Yup sekolahnya ini boarding school, jadwalnya padat banget dan untuk anak yang kuat di Matematika dan IPA sekolahan ini nampaknya cocok bingits buat si mas jek, walaupun nilainya bagus - bagus di pelajaran eksakta, cita-cita lainnya mas jek adalah jadi penulis kayak tere liye dia udah buat novel yang futuristik serta  halamannya buanyak banget.






Lulus SD 3 tahun lalu

Lulus SMP Tahun ini

Selamat ya mas jek, mudaha-mudahan selalu jadi anak yang soleh.
 

Kumpul Keluarga di Lembang sebelum ada Omicron

 Sekarang sudah normal lagi ya kayak biasanya, cerita tersisa tahun 2021 lalu. Bulan November 2021 pecah telor, akhirnya kumpul-kumpul  lagi...