Wednesday, May 09, 2018

Surat Panggilan

Berbarengan dengan hari kemarin, Selasa 8 Mei 2018, saat seluruh siswa SMA kelas XII ikut SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri), pengumumannya yang ditunggu tunggu datang.  Pengumuman apa, yang jelas bukan pengumuman SBMPTN ya, kalau pengumuman SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) juga bukan,  kalau yang itu sudah diumumkan di  Selasa 17 April 2018 lalu di pengumuman.snmptn.ac.id .

Udah mulai nih mengenal istilah- istilah itu karena waktu jaman sekolah SMA dulu kan Ujiannya namanya UMPTN,jaman Now SBMPTN.  Kalau yang SNMPTN jaman old disebutnya jalur undangan, he he he ketauan deh masanya jaman kapan itu.

Jadi ceritanya di awal tahun kemarin, gak lama masuk Semester 2 dikelas X (ini jaman now pake romawi segala ya, jaman Old sih disebutnya kelas 1 SMA) si mas Jek, disekolahnya ikutan Seleksi Sekolah untuk OSN (Olimpiade Science Nasional ) Tingkat SMA Tahun  2018 ini. Dari seleksi sekolah terpilihnya 5 orang siswa/i untuk 9 bidang, total jumlah mereka jadi 45 siswa/i.
  
Olimpiade Sains Nasional adalah ajang berkompetisi dalam bidang sains bagi para siswa pada jenjang SD, SMP, dan SMA di Indonesia. Siswa yang mengikuti Olimpiade Sains Nasional adalah siswa yang telah lolos seleksi tingkat kabupaten dan provinsi dan adalah siswa-siswa terbaik dari provinsinya masing-masing.

Pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional ini didasarkan pada kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade Fisika Internasional (IPhO - International Physics Olympiad) yang diselenggarakan di Bali pada tahun 2002.

Olimpiade Sains Nasional diadakan sekali dalam satu tahun di kota yang berbeda-beda. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian seleksi untuk mendapatkan siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia yang akan dibimbing lebih lanjut oleh tim bidang kompetisi masing-masing dan akan diikutsertakan pada olimpiade-olimpiade tingkat internasional.

Jenjang SMA: Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Astronomi, Komputer, Ekonomi, dan pada tahun 2008 ditambahkan bidang baru yaitu Kebumian. Lalu pada tahun 2013 ditambahkan bidang baru yaitu Geografi.

Terus terang baru tau nih ibu 3 boys baru tau ada Olimpiade macam begini, sampai di buat grup WA khusus buat  Otm (orang tua Murid) untuk support anak-anaknya yang terpilih mewakili sekolahnya buat berjuang ke OSN yang rencananya akan  diadakan di Kota Padang Sumatera Barat (udah seneng aja bakalan mudik lagi deh).

Ternyata menuju kesana memang bukan jalan yang mudah, yang ngeliat anaknya ngejalaninnya aja rasanya gimana gitu, he he he padahal mah bukan emaknya yang belajar ma ujian ya, perjalanannya cukup panjang dan lama. (bukan iklan coki-coki).

  1. Seleksi pertama di Sekolah Masing-masing (Februari 2018)
  2. Seleksi kedua Tingkat Kabupaten/Kota Madya, seleksinya diadakan Rabu 28 Februari 2018 di SMA 39, sekolah Mas Jek punya wakil 45 siswa/i.  Pengumumannya tidak terlalu lama tanggal 9 Maret 2018 hasilnya sudah keluar, dari 45 siswa/i , setelah pengumuman menjadi sekitar 28 siswa/i saja, rata-rata setiap bidang lulus 3 orang, satu bidang saja yaitu Ekonomi yang lolosnya ada 4 siswa/i.  Mas Jek masih lanjut.
  3. Setelahnya ada Pra OSP, tadinya Ibu kira kalau udah lulus tingkat kodya langsung tingkat Provinsi yang mana jadwal Ujiannya itu ada di Bulan April 2018, ternyata oh ternyata masih ada Pra OSP.  
    Pra OSP –> yg lolos test pra OSP baru bisa OSP

    Info Pembinaan Tahap 1 :
    Hari : Rabu sd Jumat
    Tanggal : 7-9 Maret 2018
    Jumlah peserta 102 siswa/ mapel.

    Jadi ada pembinaan dulu sebelum test Pra OSP, masing-masing bidang tempatnya berbeda-beda, kalau mas Jek dapatnya di SMA 48 dekat Tamini Square, dia bertiga dengan 2 kakak kelasnya ikut Pembinaan untuk bidang Astronomi, terharu deh karena Otm di skul mas jek care banget mendukung anak-anaknya, kita saling mendoakan dan kompak jadinya, mereka mengatur kendaraan untuk Pergi Pulang ke Sekolah tempat pembinaaan yang berbeda-beda itu, menyediakan snack pagi buat yang tidak sempat sarapan,minum dan lain-lain.  

    Ujian Pra OSP sendiri dilaksanakan di hari Sabtu,10 Maret 2018 di SMA tempat pembinaan.  dari 100 siswa yang ikut dari seluruh SMA di DKI Jakarta, akan diciutkan lagi jumlahnya menjadi 40 orang.
    sebelum ujian, mari kita sarapan dulu ...

    Mas Jek sebelum ujian Pra OSP
    Lebih kurang seminggu kemudian pengumumannya pun keluar, mas jek dan 2 kakelnya  alhamdulillah lolos lagi, total siswa/i skulnya mas jek yang lulus ada 26 siswa/i, rata -rata 3 orang setiap bidang, hanya satu bidang yang 2 orang. Jadi dari 28 siswa/i sebelumnya menjadi 26 siswa/i .

    Dan setelahnya dimulailah tahap pembinaan yang berikutnya 10 hari, 28-29 Maret 2018, 2-7 April 2018, 16-17 April 2018, dari Pagi sampai sore hari ikut pembinaan di SMA 48 lagi.  (resikonya pelajaran di sekolah sendiri  jadi ketinggalan euyy).

     4.  Seleksi keempat, seleksi tingkat Provinsi,hanya 2 orang siswa saja yang diambil dari satu sekolah, harapan guru dan otm 18 siswa bisa lolos mewakili 9 bidang ada.

    Pengumuman kemarin adalah pengumuman yang ditunggu-tunggu para orangtua, (mungkin anaknya juga ya), dan alhamdulillah mas jek lolos lagi, mudah-mudahan mas jek sehat, dan diberikan kelancaran saat dia  berangkat ke Padang 1-7 Juli nanti, dan tentunya bisa dapat medali (Gold) kalau bisa, Amin. (kenceng banget) .

    Total wakil dari Skul mas Jek mengerucut tinggal 7 siswa/i, 4 kelas XI, dan 3 kelas X, semoga dapat Medali yang diidam-idamkan buat semuanya, Amin (lagi).

6 comments:

  1. Amiiin...pinternya Mas Jek... semoga lancarrr dan mendapat medali yang diinginkan...

    ReplyDelete
  2. MasyaAllah mas Jek, semoga Allah memudahkan semua urusannya. Dan mas Jek Allah mampukan untuk menjadi juara. Aamiin... Sukses selalu mas Jek

    Mbak Fitri, apa kabar...? semoga sehat selalu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin, makasih banyak Mama Vania..alhamdulillah sehat sehat terus..Ke Salemba mampir dong

      Delete
  3. masya Alloh......ikut bangga nih Fit....moga mas Dzaky mendapatkan apa yg diharapkannya ya.....kereeen ih mas jek

    ReplyDelete

ikutan yuks

Kumpul Keluarga di Lembang sebelum ada Omicron

 Sekarang sudah normal lagi ya kayak biasanya, cerita tersisa tahun 2021 lalu. Bulan November 2021 pecah telor, akhirnya kumpul-kumpul  lagi...