Wednesday, November 20, 2013

Raffa 22 bulan, Roseola Infantum dan lanjut Sariawan, serta Galau.

Diakhir Oktober lalu, Raffa tiba-tiba panas...Beberapa hari sebelumnya kaka Fai juga baru saja sembuh dari demam, 3 hari demam dan hari ke-4nya sudah sembuh.  Untuk demam, ibu selalu sedia penurun panas yang drop untuk Raffa dan yang syrup untuk abang-abangnya.  Sekarang memang Ibu tidak terlalu panik lagi, karena kaka Fai sudah besar, begitu juga untuk Raffa, walaupun demam, masih bisa makan dan minum seperti biasanya juga nenen asi.  Kalau kaka Fai begitu 3 hari demam berlalu langsung sehat lagi, Raffa lain lagi, begitu hari ke 4 dan  demam mereda, sudah mulai kelihatan merah-merah di punggungnya, ibu curiga ini yang disebut-sebut Roseola Infantum  .  Trus Ibu ketemu postingannya Amminya Keisha Daanish yang judulnya  Ketika Anakku Sakit Roseola Infantum.

Teteh yang ngasuh Raffa bilang campaknya Raffa keluar, ternyata memang hampir mirip campak ya tetapi ada pembedanya nih  pada Roseola Infantum, ruam ini muncul setelah demam reda, sedangkan pada campak, ruam muncul saat penderita masih demam.



Dan keesokan harinya, punggung Raffa bersih kembali,lega sekali rasanya. 3 hari kemudian, kaka Fai mulai demam lagi dan dihari ke 3 demam, Kaka Fai ketahuan sariawan, mulailah dia tidak mau makan dan minum, puasa makan dan minum hampir 2 hari lamanya, bahkan setelah dapat libur dihari Selasa, hari Rabunya masih menambah sendiri liburnya alias gak masuk sekolah, kaka Fai masih belum sembuh sariawan dibibir atas dan bawahnya ,dihari Jumat malamnya  Raffa mulai tidak mau nenen, padahal sore harinya masih mau, Raffa menangis terus, tapi untunglah masih ada cairan sedikit yang masuk, masih mau minum air putih dan makan biskuit Regal yang dihancurkan dengan teh manis, selebihnya tidak mau, Raffa sariawan di lidahnya...haduhh rasanya nelangsa banget, malam ke - 3 sariawan, Raffa tantrum, belum pernah Raffa seperti itu, Ibu sedih sekali, biasanya kalau Raffa sakit dan suhu badannya meningkat, dia masih mau menyusu, dan ditenangkannya mudah karena dia mau menyusu, kalau sariawan gini hadeeeuhh, rasanya Ibu gak berdaya gak punya senjata untuk menaklukan Raffa, pengasuh Raffa bilang, mungkin ini waktunya Raffa disapih, hmmm benar juga, tapi kan Raffa belum 2 tahun,rasanya Ibu masih gak rela, hari ke 5 sariawan Raffa nampaknya mulai sembuh, tapi dia sudah tidak mau menyusu lagi dan Ibu belum siap nih kalau Raffa tersapih begini dan hari berikutnya dihari Kamis sepulang kerja, Raffa bilang ke Ibu dia mau nenen, tapi maunya dikamar atas, pintu kamar harus ditutup pula dan sudah siap posisi seperti biasa, Raffa dengan cueknya bilang "n***n ibu bau sambil mainan mobil-mobilan" hiks, Ibu sampai bengong deh, kok bisa, padahal ini ibu sepulang kerja langsung mandi dulu, jadi ini udah mandi, kalau sebelum sariawan ibu benar-benar baru sampai rumah ajah belum lepasin tas, sudah heuboh minta gendong Ibu sambil teriak teriak "nenen bobo..berulang ulang gitu, hmm Ibu udah mulai berpikir untuk gak merah ASI lagi dikantor dan menghabiskan stok ASIP yang ada dikulkas saja.

Dan keesokan harinya di hari Jumat minggu lalu, Raffa kembali seperti biasanya, Ibu lega sekali, walau sudah tidak seheboh menyusunya seperti sebelum sariawan, Ibu senang dia masih mau menyusu lagi.
Raffa 22 bulan 4 hari, foto terbaru hari Sabtu 16 November 2013 lalu, makannya banyak sekali di RM.Akoen.
 
Raffa semakin besar semakin pandai, hobinya sekarang niruin apa-apa saja yang dilakukan dan diomongkan Fai, naik odong-odong berhenti sementara karena abangnya tidak pernah nongol lagi dan untuk hobi naik tutut, masih dilakoni Raffa, untuk mobil-mobilan, Raffa masih suka, tapi sekarang suka juga sama mainan kereta apinya. Masih hobi naik mobil,kepingin naik kereta tapi masih belum kesampaian juga, kerupuk lovers banget. Sukanya main becek-becekan setelah hujan reda, dan sekarang lagi suka berlari, senang sekali deh melihat Raffa yang tambah pintar dan lucu. Berat badan Raffa diusia 22 bulan ini 12 kg hasil timbang di Posyandu Senin ini.

22 comments:

  1. Oh.. Roseola Infantum itu campak ya..
    Di rumah selalu sediakan madu aja, mba... Memang kasihan anak2 jika sedang sakit ya, kita sebagai ibunya suka ikut2an lemes dan lesu. Alhamdulillah sudah sehat semua ya....

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. Terimakasih Ibu Ida,,,alhamdulillah raffa sudah sehat.

      Delete
  3. anak-anak kok suka ya sama krupuk dulu Alvin juga

    ReplyDelete
  4. sedih ya kalau ngeliat anak2 sakit, semoga setelah ini semua sehat terus ya ...

    ReplyDelete
  5. jadi sekarang udah sehat semua? semoga udah yaaa

    ReplyDelete
  6. rafa makan sendiri, duduk sendiri, iya yah kelihatan sudah besaaaarrr banget
    makin cakep aja
    dan makin mirip sama abang abangnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi i iya Tante Elsa, Raffa sudah anak gede nih...

      Delete
  7. Aduh... terbayang hancurnya hati dengar perkataan anak begitu. Tapi itu mungkin karena baru sariawan ya, buktinya habis itu sudah normal kembali. :) Semoga cepat sehat kembali yaa... Ibu juga tetap semangat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Mami Vaya, mdh2an bisa terus semangat, makasih ya.

      Delete
  8. Alhamdulillah sekarang udah sembuhsemua ya fit

    ReplyDelete
  9. wahhh Rafa udah besar yachh......jarang main kesini ajdi ketinggalan berita...mudah2an setelah ini anak2 sehat terus yachhh.....dd walu juga seneng banget sm kerupuk....kerupuk putih yg abang2 jual....alhamdulillah ngga bikin batuk

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi hi iya Raffa udah gede mom, Wah dd walu samaan sama Raffa suka kerupuk yah

      Delete
  10. alhamdulillah anak-anak sudah pada sehat :)

    ReplyDelete

ikutan yuks

Kumpul Keluarga di Lembang sebelum ada Omicron

 Sekarang sudah normal lagi ya kayak biasanya, cerita tersisa tahun 2021 lalu. Bulan November 2021 pecah telor, akhirnya kumpul-kumpul  lagi...